Saturday , July 31 2021
Smadav: Antivirus Buatan Anak Negeri, Tapi Dibenci Teknisi Kenapa?
Smadav: Antivirus Buatan Anak Negeri, Tapi Dibenci Teknisi Kenapa?

Smadav: Antivirus Buatan Anak Negeri, Tapi Dibenci Teknisi Kenapa?

Sejak tahun 2000-an, nyaris di setiap laptop atau PC anak negeri ini dipasang aplikasi antivirus Smadav. Smadav merupakan aplikasi antivirus buatan anak negeri yang tersedia dalam dua versi, versi gratis dan premium.

Atau, jangan-jangan Anda juga masih menginstal antivirus Smadav di komputer Anda? Pengalaman Admin, dulu ketika membawa laptop ke teknisi service komputer untuk diperbaiki, teknisinya geleng-geleng kepala karena melihat ada Smadav di dalam laptop.

Kejadian yang sama berulang lagi ketika beberapa bulan kemudian giliran PC yang dibawa ke teknisi. Hebatnya, meski di teknisi yang berbeda, namun respon mereka sama, ketika melihat ada aplikasi Smadav terpasang di PC. Yah, rata-rata teknisi akan geleng-geleng kepala dan mengelus dada.

Apa masalahnya antivirus Smadav yang identik dengan logo segitiga berwarna hijau (untuk versi gratis) dan ungu (untuk versi premium) ini?

Padahal, bila Anda mendatangi warnet, jasa pengetikan, dan tempat publik lainnya, kemungkinan besar Anda akan melihat Smadav terinstal di laptop atau komputer tersebut. Kali ini, Admin akan mencoba mengulas terkait aplikasi antivirus buatan lokal yang pernah berjaya di awal 2000-an satu ini.

Kelebihan Antivirus Smadav

Kelebihan Smadav adalah kemampuannya “menyelamatkan” PC atau laptop dari virus yang datang lewat flashdisc, begitu juga sebaliknya. Dulu, ketika Smadav masih berjaya, ada virus yang kerap menyerang flashdisc yang datang dari PC/laptop. Begitu pula sebaliknya, muat otomatis flashdisc (biasanya dari autorun.inf) akan “memuat” virus masuk ke laptop/PC lalu menyerang dan menginfeksi folder-folder tertentu di dalam komputer.

Smadav mampu mengenali dan “mengobati” penyakit tersebut. Meski dikategorikan penyakit “ringan” namun seringkali file-file penting akan hilang dengan serangan seperti itu. Karena Smadav mampu melakukan pekerjaannya dengan baik pada “penyakit ringan” tersebut, maka Smadav menjadi pilihan utama banyak orang di era 2000-an sampai terakhir di era 2015.

Kekurangan Antivirus Smadav

Pertama, Smadav dengan “tidak percaya diri” mengklaim bahwa kinerjanya tidak sempurna bila tidak disandingkan dengan antivirus lainnya. Bahkan, Smadav juga menyatakan sebaiknya disandingkan dengan antivirus impor.

Rata-rata pengguna Smadav mengikuti hal tersebut dan menyandingkan Smadav dengan antivirus lainnya. Biasanya, antivirus yang menjadi pilihan untuk disandingkan dengan Smadav adalah Avast, McAfee, Avira dan ESET.

Bukan itu saja kekurangan Smadav. Proses pemuatan komputer juga menjadi melambat, ditambah ketika awal dimulai Smadav juga akan ikut load, menambah panjang waktu pemuatan komputer.

Kekurangan berikutnya, indeks virus yang dimiliki Smadav dalam database-nya juga masih cukup sedikit. Meski sudah diperbaharui, hingga saat ini Smadav menjadi salah satu antivirus yang memiliki database virus paling sedikit di antara pesaingnya, terutama produk impor. Bahkan, Windows Defender yang merupakan aplikasi bawaan pun sudah lebih optimal menangani virus ketimbang Smadav.

Jadi, apakah Antivirus Smadav Efektif?

Mungkin di tahun 2000-an masih cukup efektif, namun saat ini di era teknologi dan 4G, rasanya Smadav sudah tidak efektif lagi. Dulunya, transmisi virus masih lewat flashdisc dan sebagainya. Namun, di saat ini, virus justru akan Anda temukan di situs “abu-abu”.

Jadi, untuk lebih aman memang Anda tidak berselancar di situs yang berbahaya. Windows Defender bawaan Windows 10 apabila Anda update secara berkala akan jauh lebih optimal ketimbang Smadav.

Beberapa antivirus lain seperti yang disebutkan sebelumnya, macam ESET32, McAfee, hingga Avast merupakan pilihan yang bijak apabila Anda ingin menambahkan aplikasi pihak ketiga untuk menangani virus.

Jadi, apakah antivirus Smadav masih cukup efektif di saat ini? Rasanya, sudah tidak lagi. Selain membuat komputer Anda menjadi semakin lemot ketika pemuatan awal. Ditambah lagi, Smadav memang hanya ditujukan untuk “menangani virus lokal”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *